My Experience Love Story – Sekolah Dasar

e2850-sd

Setiap orang memiliki kapasitasnya masing-masing. Kesabaran, pengorbanan, dan perjuangan seseorang tidak bisa kita bandingkan dengan yang kita miliki. Terutama kesabaran, kesabaran dalam menunggu dalam ketidakpastian sangat amat membuang-buang waktu, tenaga, kuota, dan perasaan. Disini aku mau bercerita tentang pengalamanku yang panjang ini..

Oke, awal pacaranku dimulai ketika aku duduk di bangku kelas enam sekolah dasar. Aku berpacaran dengan seseorang yang sering curhat denganku dulu, kami menjalankan hubungan yang putus-nyambung. Dan disitu aku bukan pacaran yang ngumbar-ngumbar kemesraan, panggil ayah-bunda/mama-papa or something like that. Really. Aku gak pernah pacaran seperti itu. Pacaranku masih malu-malu, ketemu sekedar di sekolah, di tempat les, dan di taman gak jauh dari rumah. Biasanya ke taman juga gak cuman berdua, tapi rame-rame, duduk juga gak hadep-hadepan hahaha. Sebelahan sih, tapi ya gitu.. dia duduk arahnya kebelakang, aku duduknya arah depan šŸ™‚

Lucu juga sih kalo diingat-ingat. Setelah tiga bulan pacaran, akhirnya aku memutuskan untuk mengakhiri hubungan itu. Entah alasannya apa, aku juga lupa.

 

***

 

Sumber:

https://www.google.com/search?q=sekolah+dasar&client=firefox-b-ab&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ved=0ahUKEwim4bKyxqzbAhUTOisKHYjrBygQ_AUICigB&biw=1366&bih=693#imgrc=RRDpqvp78camBM:

https://meldalialestari.wordpress.com/2016/12/06/karakteristik-dan-ciri-perkembangan-anak-usia-sekolah-dasar-sd/

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s